Tag Archives: alkohol

Amalan Kesihatan Untuk Mengelakkan Bayi Cacat

Amalan Kesihatan Untuk Mengelakkan Bayi Cacat

Cacat atau tidak janin yang anda kandung sememangnya ketentuan Tuhan, namun begitu anda sebenarnya masih boleh berusaha untuk mengelakkannya. Sekiranya anda inginkan kehamilan yang sihat dan janin yang dikandung sempurna bila dilahirkan kelak, ada beberapa perkara yang perlu diusahakan. Sebaiknya lakukan hal di bawah ini sebelum anda merancang kehamilan sehinggalah anda benar-benar hamil.

Berhenti Merokok
Ramai wanita sekarang yang merokok. Sekiranya anda berhasrat untuk mendapat bayi yang sihat dan sempurna sebaiknya hentikan amalan ini. Merokok ketika hamil akan mengakibatkan bayi yang anda kandung lahir dengan berat badan yang kurang.

Makan Makanan Sihat
Makanlah menu makanan yang mengandungi lima jenis makanan utama yang paling diperlukan oleh tubuh. Setiap hari anda perlu mengambil makanan berupa gandum, sayuran, susu, produk yang mengandungi susu, daging dan protein.

Elakkan Alkohol
Alkohol dan kafein adalah dua perkara yang perlu dijaga oleh wanita yang hamil. Tidak ada kadar alkohol atau kafein yang selamat untuk diambil oleh wanita ketika hamil. Kafein yang terdapat dalam minuman seperti teh, kopi, soda dan coklat juga harus dikurangkan.

Nasihat Doktor
Jangan mengambit ubat-ubatan tanpa cadangan doktor. Mengambil ubat-ubatan tanpa nasihat doktor dengan dos yang tidak tepat akan membahayakan bayi dalam kandungan.

Ambil Asid Folik
Ia penting diambil oleh wanita yang baru hamil. Kajian yang dilakukan menunjukkan pengambilan asid folik sebelum kehamilan mampu menurunkan risiko melahirkan bayi dengan kecacatan otak dan sum-sum tulang belakang hingga 80 peratus.

Amalan, Kesihatan, Untuk, Mengelakkan, Bayi, Cacat, Berhenti, Merokok, ramai, wanita, merokok, Sekiranya, berhasrat, bayi, sihat, sempurna, amalan, ini, Merokok, ketika, hamil, mengakibatkan, bayi, kandung, lahir, berat, badan, Makan, Makanan, Sihat, menu, makanan, mengandungi, lima, jenis, makanan, utama, paling, tubuh, Setiap, hari, anda, makanan, gandum, sayuran, susu, produk, mengandungi, susu, daging, protein, Alkohol, kafein, Kafein, minuman, teh, kopi, soda, coklat, Nasihat, Doktor, mengambit, ubat, ubatan, doktor, nasihat, doktor, dos, membahayakan, bayi, kandungan, Ambil, Asid, Folik

Ibu Negara : Cegah Kanker Lewat Gaya Hidup

Ibu Negara : Cegah Kanker Lewat Gaya Hidup

JAKARTA, KOMPAS.com – Kanker saat ini masih merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi.  Upaya pencegahan sejak dini menjadi sangat penting artinya, dan hal ini dapat dimulai melalui perubahan gaya hidup yang lebih sehat.

Saat membuka seminar nasional memperingati Hari Kanker Sedunia di Istana Negara Jakarta, Rabu (22/2/2012), Ibu Negara Ani Yudhoyono mengatakan setiap tahunnya sekitar 12 juta orang di dunia terserang kanker dan 7,6 juta di ntaranya meninggal dunia.  Diungkapkan Ani, sekitar 13 persen kematian dunia disebabkan oleh kanker. Dan bila tidak dilakukan pengendalian, maka pada 2030 diperkirakan  26 juta orang akan menderita kanker dan 17 juta di antaranya meninggal terutama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Peringatan Hari Kanker Sedunia ini sangat penting dan strategis untuk melihat dan mencermati dan menelaah besarnya masalah dampak dari penyakit kanker. Sebagaimana kita ketahui, kanker tidak hanya terkait masalah kesehatan melainkan juga menimbulkan dampak sosial dan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Untuk menekan kasus kanker, Ani juga menegaskan pentingnya upaya pencegahan melalui perubahan gaya hidup yang lebih sehat di masyarakat.  “Untuk melawan kanker, melalui revolusi budaya hidup menjadi lebih sehat dan mengubah cara pandang kita terhadap kanker,” katanya.

Di tempat yang sama, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan, kebijakan pemerintah tentang pengendalian kanker dititikberatkan pada upaya promotif-preventif, yaitu peningkatan perilaku hidup sehat seperti tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol dan banyak mengonsumsi sayur buah.

Menkes mengharapkan beban ekonomi pengidap kanker di Indonesia dapat ditekan melalui peningkatan perilaku hidup sehat dan dengan cara deteksi dini. Melalui deteksi dini penyakit kanker, penderita kanker dapat ditemukan pada stadium awal dan perkembangan penyakit ke tingkat yang lebih berat dapat dicegah maupun dikendalikan.

Menkes mencontohkan, deteksi dini antara lain pada 2007 dilakukan untuk mendeteksi kanker payudara dan juga kanker serviks. Bagi pengidap kanker anak, Kementerian Kesehatan telah mengembangkan program deteksi dini kanker khususnya bagi penyakit leukemia, retinoblastoma, kanker pada tulang, neuroblastoma, neoparing dan lympoma.

Pengobatan alternatif

Pada seminar tersebut, Ani Yudhoyono juga mendorong pentingnya mengembangkan riset pengobatan alternatif kanker di Indonesia dengan menggunakan bahan-bahan herbal.

“Sesungguhnya kita wajib bersyukur karena menganugerahkan bangsa ini tumbuhan dan hewan baik di darat maupun di laut bahkan Indonesia mendapat julukan sebagai negara dengan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Oleh sebab itu, bisa dibangun kerja sama yang tepat antara kita dan negara lain untuk meneliti kemungkinan obat untuk mengatasi kanker,” katanya.

Ani menambahkan,”akhir-akhir ini kita sering mendengar banyak orang menyebut bahwa kunyit putih di Indonesia dapat untuk menyembuhkan kanker. Nah ini perlu diadakan riset. Saya mengimbau  seluruh peneliti untuk meneliti benarkah kunyit putih bisa menyembuhkan kanker. Kita sekali lagi merupakan negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi”.

Selain penelitian mengenai herbal yang dapat membantu pengobatan kanker, Ani juga menyoroti pentingnya peningkatan peran dan profesionalitas tenaga medis untuk perawatan kanker.

“Harus kita akui bahwa sistem penatalaksanaan penyakit kanker di negara kita masih belum optimal. Ketersediaan tenaga medis yang profesional belum cukup dan belum tersebar secara merata. Sementara fasilitas yang memadai dan terjangkau tidak mudah untuk diwujudkan. Ini yang harus dijawab oleh Kemenkes dan perguruan tinggi bagaimana mencetak tenaga medis yang handal untuk mengatasi penyakit kanker. Sehingga nantinya proporsional tenaga medis itu bisa baik lagi,” ujarnya.

Peringatan, Hari, Kanker, Sedunia ini, sangat, penting, dan, strategis, untuk, melihat, dan, mencermati, menelaah, besarnya, masalah, dampak, dari, penyakit, kanker, Sebagaimana, kita, ketahui, kanker, tidak, hanya terkait, masalah, kesehatan, melainkan, juga, menimbulkan dampak, sosial, dan ekonomi, masyarakat, Ani juga, menegaskan, pentingnya, upaya, pencegahan, melalui, perubahan, gaya, hidup, yang, lebih, sehat, di masyarakat, Untuk melawan, kanker, melalui, revolusi, budaya hidup, menjadi lebih, sehat dan, mengubah, cara, pandang, kita, terhadap, kanker, Di tempat, yang, sama, Menteri, Kesehatan, Endang, Rahayu, Sedyaningsih, mengatakan, kebijakan, pemerintah, tentang, pengendalian, kanker, dititikberatkan, pada, upaya, promotif-preventif, yaitu, peningkatan, perilaku, hidup, sehat, seperti, tidak, merokok, tidak, mengonsumsi, alkohol, dan, banyak, mengonsumsi, sayur, buah, akhir-akhir, ini, kita sering, mendengar, banyak, orang, menyebut, bahwa, kunyit, putih, di Indonesia, dapat, untuk, menyembuhkan, kanker, Nah, ini, perlu, diadakan, riset, Saya, mengimbau,  seluruh, peneliti, untuk, meneliti, benarkah, kunyit, putih, bisa, menyembuhkan, kanker,

Perokok Lelaki Kurang Sperma

Perokok Lelaki Kurang Sperma

LONDON: Lebih dua setengah juta lelaki di Britain menghadapi risiko tinggi kurang subur dengan meneruskan tabiat merokok, pengambilan minuman keras, dan makan terlalu banyak.

Doktor berkata, lelaki perlu memulakan gaya hidup lebih sihat untuk meningkatkan peluang mereka memiliki anak.

Satu tinjauan mendedahkan angka lelaki yang mempunyai bilangan sperma rendah begitu mengejutkan.

Akhbar Daily Mail melaporkan, penyelidik sudah menemui peningkatan bilangan lelaki yang dirawat kerana masalah kesuburan, sesuatu yang sebelum ini dianggap sebagai masalah wanita.

Di kalangan pasangan yang mempunyai masalah kesuburan, anggaran 40 peratus kes disebabkan pasangan lelaki.

Pakar mendapati kualiti dan kuantiti sperma lelaki menurun dan menjangkakan dalam masa sedekad lagi, satu dalam setiap tiga pasangan akan memerlukan rawatan kesuburan.

Beberapa kajian lain menunjukkan purata kadar sperma menurun lebih separuh.

Puncanya masih belum diketahui walaupun pakar mengesyaki faktor gaya hidup seperti alkohol dan penggunaan dadah, kurang bersenam dan kegemukan menyumbang kepada masalah itu.

Faktor lain

Pencemaran, penggunaan racun serangga dan hormon wanita dalam bekalan air minum.

Tinjauan oleh doktor Britain dan pesakit mereka mendapat sembilan peratus lelaki Britain iaitu 2.5 juta berdepan masalah bilangan sperma rendah.

Hampir separuh doktor – 44 peratus – mendakwa merokok ialah punca utama, menurut tinjauan yang dilakukan bagi Kesatuan Penjagaan Kesihatan Norwich.

Hampir satu bagi setiap 10 berkata, pengambilan alkohol menjejaskan bilangan sperma walaupun sebelum pengenalan perubahan lesen yang akan membawa kepada tempoh minum lebih panjang.

Dua daripada tiga doktor mahukan orang awam lebih menyedari isu itu tetapi 90 peratus berkata mereka tidak mempunyai masa membuka klinik kesuburan lelaki atau perkhidmatan seumpamanya.

Dr Ann Robinson berkata, tinjauan itu adalah satu amaran kepada penduduk muda Britain.

“Gaya hidup ialah sumbangan terbesar kepada kesihatan dan kesuburan lelaki cuma satu bidang yang terjejas oleh gaya hidup tidak sihat.

“Keputusan ini amat memeranjatkan dan sepatutnya menjadi alat penggera kepada lelaki dan wanita supaya menyedari minum dan merokok terlalu banyak boleh menjejaskan kemampuan memiliki keluarga,” katanya

kesihatan, laman, lelaki, laman kesihatan, sperma, kurang, perokok, perokok lelaki, lelaki kurang, kurang sperma, memiliki, lelaki yang, yang mempunyai, rendah, sperma rendah, masalah kesuburan, sebelum, sebagai, menurun, masa, setiap, tiga, akan, lain, separuh, walaupun, faktor, alkohol, penggunaan, hampir, ialah, punca, utama, punca utama, penjagaan, menjejaskan, menyedari, kesuburan lelaki, keluarga, lebih, dua, setengah, juta, lelaki, Britain, risiko, tinggi, kurang, subur, meneruskan, tabiat, merokok, pengambilan, minuman, keras, Doktor, berkata, lelaki, memulakan, gaya, hidup, peluang, memiliki, anak