Tag Archives: ibu hamil

Minuman Kemasan, Bolehkah?

wPu00mrDL8

Minuman Kemasan, Bolehkah?

SEJAK mengandung, Saskia jadi rajin mengonsumsi jus buah. Anytimeanywhere…jus buah kemasan pun menjadi pilihannya dengan alasan kepraktisan. Tapi Moms, terlalu sering mengonsumsi minuman kemasan tidak bagus lho untuk kesehatan, utamanya bagi ibu hamil dan janin.

Berisiko Terhadap Janin

Minuman kemasan seperti sari buah, minuman isotonik, teh, hingga kopi banyak sekali beredar di pasaran. Penampilannya yang menarik dan berwarna-warni dengan bentuk yang beragam membuat konsumen tertarik dan ingin meminumnya, apalagi dalam keadaan dingin. Hmm, segar…

Tapi tahukah Moms di dalam minuman tersebut mengandung apa saja? Dalam keadaan hamil banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih jenis makanan dan minuman. Makanan maupun minuman yang mengandung bahan pengawet bukanlah pilihan cerdas kala hamil.

Mengapa? Di dalam minuman kemasan mengandung bahan kimia yang notabene tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Jangankan untuk ibu hamil, yang sedang tidak hamil saja disarankan untuk mengurangi konsumsi minuman tersebut.

Kandungan bahan kimia seperti pewarna buatan, bahan pengawet, dan pemanis buatan bisa berbahaya terhadap perkembangan janin. Pasalnya dapat menghambat pertumbuhan fisik, otak dan fungsi organ tubuh sehingga bayi lahir dengan cacat fisik bahkan bisa terjadi kerusakan jantung. Sebenarnya sangat mudah jika ingin tetap sehat  yaitu dengan cara tidak sembarang memasukkan bahan kimia ke dalam tubuh.

Tidak ada patokan berapa kali dalam sehari atau berapa kali dalam seminggu yang dibolehkan dalam mengonsumsi minuman kemasan. Sesekali mengonsumsi segarnya minuman kemasan boleh saja, tapi tetap saja, yang alami pasti lebih baik.

Alami Pasti Aman

Ibu hamil bekerja pasti menginginkan segala yang serba praktis. Wajar saja jika pilihannya jatuh pada minuman kemasan yang banyak terpampang apik di lemari pendingin. Karena mudah dan praktis banyak ibu hamil yang memutuskan mengonsumsi minuman kemasan setiap hari.

Padahal Moms, memilih minuman yang alami banyak manfaatnya loh untuk janin. Perlu diingat, apapun yang masuk ke dalam lambung akan diserap ke dalam aliran darah dan dikirim ke seluruh tubuh, termasuk plasenta yang bertugas mengirim makanan ke janin.

Jadi, jika Moms minum air maka janin pun akan minum sebanyak yang Moms minum. Begitu pun jika Moms minum sesuatu yang manis maka kadar gula darah si jabang bayi pun akan ikut naik. Maka dari itu betapa berpengaruhnya makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh Moms terhadap janin.

Oleh karena itu, pilihlah minuman yang bermanfaat, misalnya jus buah alami. Satu gelas jus buah dalam sehari bisa menjadi cara terbaik untuk mendapatkan vitamin. Tapi, Moms pun jangan hanya minum jus saja, vitamin dan air putih jangan sampai terlewat juga lho.

Pilih Buah untuk Jus Alami

1. Alpukat

Alpukat membuat janin tumbuh sehat karena buah ini mengandung asam folat.  Walaupun mengandung lemak tinggi sekitar 20 – 30 kali lebih banyak dibandingkan buah yang lain, namun lemak yang terkandung dalam buah alpukat adalah lemak baik. Bayi yang kekurangan asam folat bisa menderita gangguan jantung, bibir sumbing, cacat saluran kemih serta cacat anggota tubuh lainnya.

2. Pepaya dan Mangga

Jus campuran pepaya dan mangga memiliki kandungan karbohidrat dan enzim yang tinggi. Jus mangga dapat mengurangi dehidrasi dan memperlancar sirkulasi darah. Sedangkan pepaya mengandung enzim, vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin E dan mineral. Selain itu pepaya juga dapat melancarkan buang air besar dan mengatasi sembelit.

3. Pisang

Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi buah pisang karena mengandung asam folat yang mudah diserap janin melalui rahim. Namun, jangan mengonsumsi berlebihan karena satu buah buah pisang mengandung sekitar 85 – 100 kalori.

Minuman Kemasan, Minuman Kemasan  kesihatan, Minuman Kemasan  Video, Minuman Kemasan  video, Minuman Kemasan malaysia, Senaman Petua Melayu, Minuman Kemasan  gambar, Minuman Kemasan  bf1, Minuman Kemasan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, penyakit, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Minuman Kemasan, gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1,

Plus Minus BuMil Kegemukan dan Kurus

0zMhs40r68

Plus Minus BuMil Kegemukan dan Kurus

Jika Anda ingin mengetahui lebih dalam mengenai hal ini, berikut pemaparan dr Surahman Hakim, SpOG (K), dari RSUPN Cipto Mangunkusumo:

Kasus 1: BuMil Mengalami Kegemukan

Obesitas ternyata menjadi ancaman yang cukup serius bagi ibu hamil. Tak hanya pada masa kehamilan, BuMil yang memiliki kelebihan berat badan kemungkinan akan mengalami masalah saat persalinan dan pascapersalinan.

Kebanyakan ibu hamil mengalami obesitas karena kelebihan makan. Mitos yang mengatakan bahwa ibu hamil makan untuk dua orang mengakibatkan para ibu hamil makan dengan porsi berlebih. Akhirnya, terjadilah penumpukan kalori dan sisa asupan energi yang berujung pada diabetes. Mitos tersebut keliru, sebenarnya kebutuhan makan ibu hamil hanya naik rata-rata 10-15 persen.

Lantas berapa sebenarnya kenaikan berat badan yang ideal selama hamil? Rumusnya adalah setiap bulan berat badan harus naik 1 kg sampai dengan kehamilan berusia 20 minggu. Kemudian berat badan naik 2 kg/bulan setelah kehamilan memasuki usia 20 minggu.

Sebenarnya ke mana saja sih kenaikan berat badan tersebut dialokasikan? Kenaikan berat badan saat hamil terdistribusi pada bayi berkisar 3,5?4 kg, plasenta 0,5?1 kg, cairan ketuban 1 kg, rahim 1 kg, jaringan payudara 1 kg, darah BuMil 2 kg, cairan tubuh BuMil 2 kg serta lemak dan simpanan zat gizi BuMil sebesar 3,5 kg.

Masalah yang Timbul:

1. Kenaikan berat badan yang tidak sesuai dengan rumus ideal tadi, tidak baik dan berisiko. Misalnya kenaikan yang berlebih atau sangat cepat. Jika ini terjadi, sebaiknya hati-hati, karena bisa jadi merupakan indikasi awal terjadinya keracunan kehamilan (pre eklampsia).
2. Kesulitan saat proses persalinan, contohnya karena BuMil tidak kuat mengejan.
3. Tubuh ibu hamil dapat membengkak, entah di kaki maupun perutnya. Hal tersebut bisa menghambat pertumbuhan janin. Pasalnya pengiriman makanan ke janin menjadi berkurang karena adanya penyempitan pembuluh darah. Jika penyempitan pembuluh darah ini menghebat, bisa berakibat fatal bagi janin.
4. Diabetes pada masa kehamilan (gestational diabetic). Penyebab utamanya adalah obesitas. Akibat peningkatan risiko tersebut, setiap ibu hamil diwajibkan melakukan screening kadar gula darah terutama saat usia kehamilan menginjak minggu ke 24-28.
5. Usai persalinan, ragam komplikasi masih menunggu. Infeksi setelah bersalin akibat banyaknya pembuluh darah si ibu hamil yang tersumbat sering terjadi. Selain itu, lemak yang berlipat-lipat pada lapisan kulit merupakan media yang kondusif untuk tumbuhnya kuman sehingga infeksi pun sangat mungkin terjadi.
6. Risiko lainnya, plasenta yang berfungsi menyuplai oksigen menyempit karena lemak. Padahal terhambatnya suplai oksigen dapat merusak sel-sel otak janin. Sehingga turut memengaruhi kecerdasan si jabang bayi. Kemungkinan buruk lain, janin bisa mengalami gangguan paru-paru maupun terlahir obesitas.

Kasus 2: Janin Terlampau Besar vs BuMil Kurus

Ada beberapa kasus BuMil tidak mengalami kenaikan berat badan yang banyak namun janinnya tergolong besar. Sehingga dengan perawakan kurus BuMil, terlihat sangat timpang dengan perut yang besar.

Hal tersebut tidak menjadi masalah selama gizi yang dibutuhkan janin terpenuhi dengan baik. Karena kenyataannya pada beberapa orang yang memiliki garis keturunan kurus akan sulit untuk menambah berat badannya meski dalam keadaan hamil sekalipun.

Berapa sebetulnya berat janin yang normal sesuai usianya? Pada usia kehamilan 20 minggu, berat janin kira-kira 0,5 kg. Pada usia kehamilan 36 minggu, ia harus mencapai 2,5 kg. Selanjutnya mendekati kelahiran, beratnya minimal harus mencapai 3 kg.

Berat badan ideal bayi Indonesia adalah sekitar 3?3,5 kg. Jika pertumbuhan janin tidak sesuai dengan rumus di atas, harus diteliti penyebabnya. Apakah ada kelainan anggota tubuh, misalnya kelainan ginjal yang menyebabkan hidramnion (kelebihan air ketuban) atau bagaimana sistem pencernaannya.

Masalah yang Timbul:

1. BuMil yang kurus biasanya memiliki panggul kecil. Masalah dapat terjadi jika ukuran bayi terlalu besar, yakni lebih dari 4.000 gram. Sulit untuk dilahirkan secara normal, apalagi jika jalan lahir ibunya tergolong sempit. Walaupun tenaga ibu besar dan panggulnya normal, namun bila berat tubuh janin tergolong besar, tetap saja ia akan tertahan di jalan lahir.
2. Jika tertahan lama di jalan lahir maka pembukaan tak maju-maju alias mengalami persalinan macet. Dikhawatirkan pula bila denyut janin lemah atau malah kacau.
Oleh sebab itu, pada usia kehamilan 36 minggu, dokter kebidanan dan kandungan umumnya akan memeriksa kondisi panggul ibu. Salah satu tujuan pemeriksaan ini adalah memastikan apakah ibu dapat melahirkan secara normal atau tidak.

Plus Minus , Plus Minus   kesihatan, Plus Minus   Video, Plus Minus   video, Plus Minus  malaysia, Senaman Petua Melayu, Plus Minus   gambar, Plus Minus   bf1, Plus Minus  foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan melayu, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan video,Kesihatan foto, Kesihatan malaysia, Kesihatan Melayu, Kesihatan Indon, Kesihatan Indonesia, Kesihatan gambar, Kesihatan cerita, Kesihatan pilihan, Kesihatan kl, Kesihatan bf1, Kesihatan foto, Kesihatan Indon, Kesihatan malaysia, Kesihatan web, Kesihatan kosong, Asia, jasmani,pencegahan, Dunia, foto, pembedahan, penjagaan kulit, operasi, Plus Minus, gejala, medik, gambar, operasi, organik, kolesterol, berat badan, Plus Minus , gim, obesiti, petua, lemak, senaman, keguguran, kanser, Nutrisi, gambar,  senaman,  silat, bf1, bedah, marmut