Tag Archives: perasaan

Memang Lapar atau Stres?

Memang Lapar atau Stres?

KOMPAS.com – Memang tak semua orang “lari” pada makanan ketika mengalami stres.  Ada juga yang nafsu makannya justru hilang dalam kondisi tertekan secara emosional. Tetapi, kebanyakan orang mendapatkan rasa nyaman dengan mengasup makanan.

“Ada banyak cara untuk menghadapi emosi negatif yang sedang dirasakan, salah satunya dengan makan yang memang menimbulkan perasaan lebih baik,” kata Martin Binks, PhD, direktur penelitian kesehatan perilaku dari Duke University Medical Center.

Bila kita dibesarkan dalam lingkungan yang menggunakan makanan untuk mengatas emosi, maka kita juga akan punya kebiasaan makan saat stres. “Tapi jika kita sudah tahu teknik manajemen stres yang sehat maka kita bisa memilih cara lain,” kata Binks.

Makan saat stres juga bisa terjadi karena dipicu oleh hormon stres yang menyebabkan rasa lapar. “Ada penelitian yang menunjukkan adanya sistem hormon yang kompleks pada rasa lapar dan rasa kenyang, yang juga dipengaruhi oleh stres dan tidur,” katanya.

Kombinasi dari mekanisme biologi tersebut akan menyebabkan mengapa seseorang memilih makanan untuk mengurangi stres dan yang lain mencari solusi lain.

Makan saat stres, menurut Anne Wolf, RD, adalah respon emosional yang lambat laun menjadi bersifat otomatis. “Kalau setiap ada kejadian kita meresponnya dengan cara tersebut, lama-lama itu jadi kebiasaan. Untuk mengubahnya kita harus belajar kebiasaan baru,” kata ahli gizi dan peneliti dari University of Virginia School of Medicine itu.

Karena itu, Wolf menyarankan agar setiap kali perasaan stres menyebabkan Anda mencari semangkuk mi, lawan perasaan itu. “Pertama, rasakan sensasi stres. Duduk dengan tenang dan tarik napas. Rasakan dan lihat apa yang terjadi,” katanya.

Kita harus menyadari apakah yang kita rasakan ini lapar atau hanya respon stres. “Dengan cara tadi biasanya stres yang dirasakan berkurang dan kita tidak lapar lagi. Cobalah pola ini dan ulangi sampai akhirnya jadi kebiasaan baru,” paparnya

stres, nafsu makannya, justru hilang, dalam kondisi, tertekan, secara, emosional, Tetapi, kebanyakan, orang, mendapatkan, rasa, nyaman, dengan, mengasup, makanan, Ada, banyak, cara, untuk, menghadapi, emosi, negatif, yang, sedang, dirasakan, salah, satunya, dengan, makan yang, memang menimbulkan, perasaan, lebih baik, kata, Martin, Binks, PhD, direktur, penelitian, kesehatan, perilaku, dari, Duke, University, Medical, Center, Bila, kita, dibesarkan, dalam, lingkungan, yang, menggunakan, makanan, untuk, mengatas, emosi, maka kita, juga akan, punya kebiasaan, makan, saat, stres, Tapi, jika, kita, sudah, tahu, teknik, manajemen, stres, yang, sehat, maka, kita, bisa, memilih, cara lain, kata, Binks, Makan, saat, stres, juga, bisa, terjadi, karena, dipicu, oleh, hormon stres, yang, menyebabkan, rasa, lapar, Ada, penelitian, yang, menunjukkan, adanya, sistem, hormon, yang, kompleks, pada, rasa, lapar, dan, rasa, kenyang, yang, juga, dipengaruhi, oleh, stres, dan, tidur,

KESIHATAN MENTAL

KESIHATAN MENTAL

Kesihatan mental berkait rapat dengan kehidupan kita. Orang ramai sering mengaitkan kesihatan mental dengan penyakit mentalm tetapi kenyataan ini adalah kurang tepat.

Ia melibatkan kehidupan harian yang merangkumi:

Memupuk perasaan, fikiran dan tingkahlaku yang positif dalam diri sendiri.

Kemampuan untuk berinteraksi secara sihat dengan orang lain, kumpulan dan persekitarannya.

Bagaimana seseorang itu mengendalikan tanggungjawab, masalah dan tekanan yang timbul dari kehidupan harian.

Ciri-ciri kesihatan mental yang positif

Terhadap diri sendiri

Menyedari kelemahan dan kekuatan diri sendiri.

Berupaya mengawal perasaan.

Sanggup menerima kegagalan.

Mampu menghindari kegiatan yang tidak bermoral.

Menghargai diri sendiri.

Terhadap orang lain

Mampu berkomunikasi secara berkesan dengan orang lain.

Mampu memberi dan menerima kasih sayang.

Tahu menghargai dan mempercayai orang lain.

Dapat menerima pendapat orang lain secara terbuka.

Terhadap cabaran

Berupaya menghadapi dan menyelesaikan masalah.

Mampu mengatasi konflik dengan bijak.

Mampu membuat keputusan untuk diri sendiri.

Bersedia mendapatkan pertolongan sekiranya gagal menyelesaikan masalah harian.

10 Langkah Ke Arah Kesihatan Mental Yang Positif

Menerima kenyataan diri secara realistik.

Mengendali masa dengan baik (time management)

Merancang perubahan dalam kehidupan secara bijak.

Memupuk hubungan harmoni dan kasih sayang dengan ahli keluarga dan orang lain.

Menjaga kesihatan fizikal.

Menyediakan masa untuk aktiviti fizikal dan riadah.

Memastikan rehat dan tidur yang cukup.

Mengendalikan tekanan mental secara berkesan.

Mengamalkan asas-asas kerohanian yang baik.

Berkongsi masalah dengan orang lain dan mendapat pertolongan profesional sekiranya perlu.

Akibat Kesihatan Mental Yang Diabaikan Seseorang Itu Mungkin Mengalami:

Perasaan rendah diri.

Tekanan dalam hidup.

Pertelingkahan dan keruntuhan rumahtangga / keluarga.

Kecenderungan melakukan kegiatan tidak bermoral (minum arak, bohsia, penyalahgunaan najis dadah, sumbang muhrim dan perzinaan)

Suasana tempat kerja yang tidak menyenangkan.

Kecenderungan menggunakan keganasan untuk menyelesaikan masalah (penderaan kanak-kanak / pasangan, buli jalanraya, buli sekolah)

Peningkatan risiko penyakit mental.

kesihatan, mental, kesihatan mental, yang, dengan, orang, diri, lain, orang lain, secara, sendiri, diri sendiri, masalah, mampu, kehidupan, untuk, menerima, harian, perasaan, positif, yang positif, dalam, dengan orang, tekanan, mental yang, terhadap, tidak, menyelesaikan, menyelesaikan masalah, frontpage, mental kesihatan, penyakit, kenyataan, kehidupan harian, memupuk, seseorang, mengendalikan, ciri, berupaya, kegiatan, yang tidak, bermoral, tidak bermoral, menghargai, lain mampu, berkesan, secara berkesan, kasih, sayang, kasih sayang, bijak, pertolongan, sekiranya, masa, baik, keluarga, fizikal, asas, kecenderungan, kanak, buli, Kesihatan, mental, kesihatan mental